Kamis, 20 Oktober 2016



OpenOffice.org, Solusi Alternatif Pengolah Informasi
OpenOffice.org adalah sebuah paket aplikasi perkantoran berkode sumber terbuka (Open Source). Paket tersebut sudah memiliki software – software yang lengkap. Beberapa software tersebut di antaranya, ilustrasi vector, dan gudang data (database).
OpenOffice.org ditujukan sebagai alternative penggunaan perangkat lunak pengolah informasi. Secara tidak langsung, keberadaan perangkat lunak ini menjadi saingan bagi Microsoft Office dan dapat dijalankan di atas berbagai platform, di antaranya Windows, Solaris, Linux, dan Mac OS X. OpenOffice mendukung standar dokumen terbuka untuk pertukaran data, dan dapat digunakan tanpa biaya.
OpenOffice.org dibuat berdasarkan kode dari StarOffice, sebuah office suite yang dikembangkan oleh StarDivision dan diakuisisi oleh Sun Microsystems pada Agustus 1999. Kode asal dari paket perangkat lunak ini dilepas sebagai proyek sumber terbuka pada Juli 2000, dengan tujuan mendobrak dominasi pasar dari Microsoft Office dengan menyediakan pilihan yang berbiaya rendah, berkualitas tinggi, dan terbuka. Kode asal untuk paket aplikasi ini tersedia di bawah dua lisensi perangkat lunak yang berbda, LGPL dan SISSl. Namun demikian, sejak mengeluarkan versi 2.0 paket ini hanya tersedia di bawah lisensi LGPL.
Proyek dan perangkat lunak ini pada awalnya disebut sebagai OpenOffice. Akan tetapi, pengatur proyek melaporkan bahwa istilah ini sudah digunakan merk dagang oleh kelompok lain, sehingga mengahurskan mereka mengambil “OpenOffice.org” sebagai nama resminya, yang disingkat***.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar